Senin, 11 Februari 2013

SERVIS LAPTOP

Kerusakan pada laptop sangat beragam, mulai dari laptop mati total sampai masalah penyebab laptop tidak tampil gambar paca layar LCD. Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mendapat kerusakan LCD laptop tidak bekerja atau tidak hidup adalah dengan memastikan letak kerusakannya ada pada LCD sreen atau pada motherboard.

Gejala yang sering muncul pada laptop rusak LCD tidak mau menampilkan gambar adalah, power supply masih bekerja, kipas pendingin masih menyala, pada saat dihidupkan, laptop dapat hidup normal ditandai dengan booting dan bunyi harddisk.

Untuk gejala seperti di atas, kemungkinan besar yang mengalami kerusakan adalah pada bagian LCD. Pengecekan dapat dilakukan dengan menggunakan monitor eksternal, sambungkan notebook atau laptop dengan monitor eksternal melalui soket VGA yang tersedia. Jika ternyata laptop dapat hidup normal, maka dapat dipastikan bagian LCD yang rusak.

Beberapa jenis kerusakan pada LCD laptop yang sering dijumpai adalah, lampu latar mati, blok inverter mati, dan videoboard rusak. Untuk mengeceknya, bisa dengan melepas lampu latar, perhatikan kedua ujungnya. Kalau gosong atau patah disalah satu ujungnya, maka dapat dipastikan lampu latar mati.

Untuk mengetest bagian inverter, lakukan pengukuran pada tegangan input dan output inverter. Jika input normal dan output tidak ada tegangan, maka dapat dipastikan inverter rusak. Komponen yang rusak umumnya adalah trafo atau transistor.

Sedangkan untuk mengetest bagian blok video, maka terlebih dahulu rangkaian inverter harus sudah bekerja normal. Jika inverter normal tetapi gambar tetap tidak mau tampil pada layar, maka kemungkinan besar bagian videoboard rusak.


Penyebab Laptop Sering Mati Sendiri & Hang

 Banyak dari pengguna notebook yang mengeluhkan masalah laptop sering mati sendiri ketika sedang digunakan untuk melakukan browsing atau bekerja. Diantara yang menemui masalah tersebut ada juga yang coba-coba mencari tahu apa penyebab laptop sering hang dan suka ngadat apalagi kalau sudah lama digunakan. Bagi orang yang awam akan perangkat dalam komputer mungkin akan lebih suka menyerahkan masalah tersebut kepada teknisi komputer yang sudah berpengalaman, namun jika anda ingin mencoba memperbaiki sendiri kerusakan notebook sering mati tersebut maka mari kita kenali baik-baik apa saja penyebab serta pencegahannya

Laptop yang digunakan dalam batas wajar sangat jarang mengalami masalah sering macet atau mati tiba-tiba, namun jika perangkat komputer tersebut dipaksa untuk kerja ekstra maka bukan tidak mungkin akan menurunkan kinerjanya, bahkan dapat merusak hardware dari laptop tersebut.

Sebenarnya apa sih yang menyebabkan laptop sering restart sendiri terutama untuk penggunaan yang lama? Kerusakan yang terjadi pada laptop tersebut tidak terlepas dari kebiasaan kita menggunakan laptop yang berlebihan, karena terlalu lama dinyalakan akan menyebabkan suhu didalam laptop menjadi panas, sehingga hardware didalamnya menjadi overheat dan tidak dapat bekerja maksimal.

Apabila anda ingin menggunakan laptop dalam waktu yang lama alangkah baiknya kalau disediakan pendingin cadangan, bisa dengan kipas eksternal atau dengan cooling pad. Dengan begitu maka laptop anda akan tetap prima meskipun digunakan berjam-jam, karena panas didalam laptop dapat terbuang dengan sempurna.

Beberapa kiat menjaga kondisi laptop dan menghindari kejadian laptop mati sendiri yang dapat anda lakukan antara lain dengan senantiasa membersihkan debu-debu yang menghalangi ventilasi pembuangan panas dari dalam body laptop. Anda juga dapat melakukan pengecekan secara rutin terhadap Thermal paste atau silikon yang melekat pada processor, karena seringkali akibat dari Thermal paste yang sudah kering menyebabkan laptop mati setelah digunakan beberapa saat. Jangan lupa untuk membaca artikel tentang tips merawat laptop agar anda mengetahui apa saja kiat-kiat untuk menjaga kondisi laptop tetap prima dan siap digunakan untuk bekerja.

Penyebab Layar LCD Laptop Garis-Garis Vertikal

Kerusakan yang sering ditemui pada LCD monitor atau laptop apabila sudah menginjak umur pemakaian yang lama adalah rusak pada bagian LCD screen. Hal ini merupakan sesuatu yang wajar karena pada umumnya usia pemakaian layar LCD hanya berkisar antara 2 tahunan. Setelah masa tersebut, maka wajar apabila LCD mengalami kerusakan.

Gejala kerusakan yang dapat ditemukan pada layar meliputi garis putih bergerak, garis vertikal atau horizontal, dan garis berupa warna-warna yang disertai bercak hitam. Indikasi dari kerusakan di layar tersebut secara tidak langsung memberitahu kita kalau layar LCD yang mengalami masalah, meskipun ada kasus tertentu yang kelihatannya rusak bagian LCD namun ternyata justru bagian lain yang mengalami kerusakan. Dulu saya juga sudah pernah menuliss tentang kerusakan garis pada LCD yaitu pada artikel penyebab monitor LCD gambar garis.

Ok, kita akan membahas satu persatu tentang garis yang timbul pada layar monitor atau LCD notebook. Sekarang kita lihat dahulu bagaimana kalau suatu laptop mengalami masalah muncul garis-garis vertikal, yang umumnya garis ini berwarna hitam atau agak bening.

Kemungkinan besar kalau yang kelihatan adalah garis vertikal dengan posisi yang tetap atau tidak bergerak, berarti yang mengalami kerusakan adalah bagian LCD screen. Untuk meyakinkan hal tersebut, anda dapat membuka dengan hati-hati bagian LCD. Jangan lupa mencari tempat yang bersih dan bebas debu, karena sedikit saja kotoran yang mengenai bagian dalam LCD, maka akan berakibat bercak pada tampilan layar.

Umumnya yang mengalami kerusakan dari LCD tersebut adalah pada lapisan seperti cermin yang memiliki komponen chip kecil-kecil menempel dibagian tepinya. Lapisan ini disebut lampu latar. Untuk menggantinya, harus mencari tipe LCD sejenis yang memiliki jalur rangkaian yang sama, kalau saya biasanya dengan melakukan kanibal dari LCD lain. Jika kesulitan mencari gantinya, maka jalan satu-satunya adalah mengganti keseluruhan LCD dengan yang baru. 

Tips Merawat Laptop Agar Tidak Cepat Rusak/ Panas

Mempunyai laptop dijaman sekarang ini sudah merupakan kebutuhan pokok yang setiap hari kita perlukan. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, perkembangan internet maupun pekerjaan lainnya hampir semuanya melibatkan komputer dan juga laptop, terutama bagi mereka yang super sibuk.
Untuk itu, perlu bagi anda menjaga kinerja laptop yang anda gunakan, sama halnya dengan kita menjaga kondisi badan agar tetap prima dan siap beraktifitas. Kalau kita tidak jeli, maka bukan tidak mungkin laptop atau netbook yang kita beli dengan harga mahal akan cepat mengalami kerusakan.

Banyak tips menjaga laptop agar tidak cepat rusak yang perlu anda amalkan, seperti misalnya tips ringan yang satu ini. Menjaga baterai laptop agar berumur panjang, baterai laptop adalah komponen yang sering mengalami kerusakan. Penyebab utamanya biasanya karena penggunaan yang berlebihan dan juga lambatnya mengisi ulang baterai.

Kalau baterai dalam kondisi penuh, sebaiknya jangan di isi ulang dahulu, gunakan sampai baterai benar-benar memerlukan isi ulang baru kita colokkan ke charger.

Tips penting lainnya yaitu menjaga tingkat kepanasan laptop agar tetap stabil. Laptop yang terlalu lama digunakan akan mengalami panas berlebihan, normalnya sih didalam CPU laptop sudah terdapat kipas pendingin untuk membuang panas, namun tidak ada salahnya anda menambahkan cooling pad dan nyalakan hanya apabila laptop sudah mulai panas tinggi.

Jika kita benar-benar menjaga dan merawat laptop yang kita gunakan, maka umur notebook pun akan menjadi lebih panjang. Dan hal ini dapat menghemat perbelanjaan, sekaligus tidak akan merepotkan anda untuk membawanya ke tukang service.
 

Cara Agar Laptop Tidak Lambat & Lemot

Saat ini bisa dibilang komputer merupakan perangkat utama yang menunjang hampir semua keperluan, banyak yang bingung tentang cara agar laptop tidak lambat loading atau cara agar laptop tidak cepat panas pada saat pemakaian. Memang kalau dilihat dari segi fasilitas, kenyamanan, serta ukurannya, notebook atau laptop sangat sesuai untuk mereka yang mempunyai kesibukan tinggi.

Laptop dapat dengan mudah dibawa kemana saja, dan segala kelengkapan yang ada didalam laptop tidak kalah dengan PC dekstop. Hanya saja kadang timbul masalah ringan maupun kerusakan berat yang menyebabkan kita kesulitan untuk mengatasinya.


Penyebab Laptop Lambat Loading

Dengan banyaknya program yang terinstal didalam laptop dapat mengakibatkan timbulnya masalah yang tidak mengenakkan, yaitu kinerja laptop menjadi menurun. Beberapa sebab umum sebuah netbook menjadi lambat loading biasanya karena masalah dibawah ini:

  1. Terlalu banyak program yang terinstal
  2. Kapasitas RAM penuh, bahkan tidak mencukupi
  3. Menumpuknya temporary file
  4. Masalah anti virus yang tidak sesuai
  5. Sistem file yang hilang
  6. Koneksi internet yang lambat
  7. Masalah hardware, overheat


Cara Mengatasi Laptop Lambat Loading

Setelah kita mengetahui apa saja penyebab laptop lambat seperti yang disebutkan diatas, hal selanjutnya yang perlu kita ketahui adalah apa saja langkah pencegahan atau penanganan untuk masalah tersebut.

Untuk mengatasi laptop cepat panas atau lambat loading, hal pertama yang harus diperhatikan adalah selalu memonitor kinerja dari laptop tersebut. Sering karena terlalu sibuk kita tidak memeperhatikan 'kesehatan' laptop kita.

Selalu kosongkan 'tempat sampah' agar tidak terlalu memakan space hardisk. Periksa kembali apa saja program yang telah terinstal didalam laptop, jika dirasa tidak diperlukan lagi, remove program yang menumpuk tersebut toh kita masih memiliki file instalernya.

Jika anda menggunakan program security atau anti virus, pilih anti virus yang benar-benar dapat bekerja smart dan jangan menginstal anti virus ganda. Hal ini tidak akan menolong, justru akan terjadi konflik sehingga kerja laptop menjadi berat.

Periksa juga semua aspek pada laptop mulai dari sistem file, temporary file, space memory, dan lain sebagainya. Hal penting lainnya yang tidak dapat diabaikan yaitu pada bagian hardware. Periksa kembali apapakah RAM yang terpasang saat ini sudah kompatible dengan kerja dari laptop anda? Kalau perlu lakukan upgrade RAM dan harddisk agar ruang penympanan lebih longgar. Perhatikan juga temperature laptop pada saat bekerja, jika diperlukan tambahkan cooling pad agar panas dapat terbuang dengan sempurna.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar